Miris! Imam Masjid di Palopo Babak Belur Dikeroyok, Kini Malah Dilaporkan Balik ke Polisi
PALOPO, iNews.id – Nasib pilu dialami Ahmad (62), seorang Imam Masjid Assalam di Kelurahan Benteng, Kecamatan Wara Timur, Kota Palopo, Sulawesi Selatan.
Usai menjadi korban pengeroyokan hingga babak belur dan menjalani perawatan selama tiga hari di rumah sakit, ia kini justru terancam dipenjara setelah dilaporkan balik oleh keluarga pelaku.
Ahmad dilaporkan ke Unit Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polres Palopo atas tuduhan penganiayaan terhadap anak di bawah umur. Kasus ini bermula ketika sang imam menegur dan menjitak anak-anak yang memainkan clip-on milik masjid.
Tindakan tersebut diambil Ahmad karena menilai perilaku anak-anak tersebut sudah keterlaluan dan enggan saat ditegur. Selain memainkan alat pengeras suara, mereka juga dianggap sering bermain secara berlebihan hingga menyebabkan sejumlah kaca masjid pecah dan mengganggu kenyamanan jemaah.
Namun, keluarga pelaku yang tidak terima dengan tindakan Ahmad langsung mendatangi korban dan melakukan pengeroyokan hingga korban babak belur.