Saat ini, tambah Osna, pemerintah kecamatan dan desa, dibantu aparat TNI dan Polri, dan pihak perusahaan yang ada di wilayah Sumalata, sementara melakukan evakuasi warga yang bermukim di bantaran Sungai Ladapa.
Sebanyak 25 unit rumah di Dusun Ladapa, Desa Bulontio Timur, masih terendam banjir akibat arus Sungai Ladapa yang berpindah jalur hingga masuk ke permukiman warga.
"Kami memperkirakan banjir di lintas Ladapa tidak akan surut mengingat aliran sungai yang telah berpindah haluan masuk ke permukiman," katanya.
Total desa terdampak banjir di Kecamatan Sumalata mencapai tiga desa, yaitu Desa Bulontio Barat, Mebongo dan Bulontio Timur.
Sebanyak satu rumah semi permanen hanyut dan pendataan kerugian materiil lainnya sementara dalam pendataan.
Banjir merendam dua kecamatan di kabupaten tersebut, selain Kecamatan Sulamata, juga Kecamatan Biau, sejak Selasa sore (21/3) pukul 16.54 WITA, merendam Desa Didingga, Bualo dan Omuto.