Bahasa Pasan di Sulut Terancam Punah, Diusulkan Masuk Mata Pelajaran di Sekolah 

Antara
Kadis Pendidikan Minahasa Tenggara, Ascke Belu.(Foto: Antara)

"Ini menjadi perhatian bersama, baik dari pemerintah, maupun masyarakat. Karena bahasa daerah merupakan identitas dan bagian dari budaya yang harus dijaga serta dipelihara," katanya.

Legi berharap masyarakat khususnya para pemerhati budaya yang berada di wilayah sub etnis Pasan, kembali aktif menggunakan bahasa daerah.

"Jangan sampai bahasa ini punah. Nantinya generasi yang akan datang tidak tahu lagi identitas budaya mereka," ujarnya.

Wilayah dan masyarakat Minahasa Tenggara terdiri dari tiga sub etnis, yakni Pasan, Tonsawang, dan Ponosakan yang tergabung dalam rumpun etnis Minahasa.

Editor : Cahya Sumirat
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Sambut Human Origin Heritage, Wali Kota Robby Promosikan Budaya Salatiga ke Mancanegara

57 tahun lalu

7 Tradisi Unik Lebaran di Berbagai Daerah Indonesia yang Menarik untuk Diketahui

57 tahun lalu

12 Tempat Wisata di Cirebon yang Lagi Hits, Nomor 7 Terdapat Sisi Misterius

57 tahun lalu

7 Tempat Nongkrong Malam di Solo, Suasana Friendly Menunya Nikmat

57 tahun lalu

Harga Tiket Masuk Museum Ullen Sentalu dan Panduan Lengkap Mengunjunginya

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal