Hendro tetap berharap, pengguna jalan tetap waspada dan menunda perjalanan untuk sementara waktu apabila dalam kondisi hujan lebat atau ekstrem.
"Kami pasti segera menuju ke lokasi bencana dan secepat mungkin melakukan penanganan sehingga material longsor teratasi dan transportasi kembali berlangsung normal," ujarnya.
BPJN Sulut, sebut dia, melakukan penanganan longsor pada Jumat (27/1/2023) lalu seperti di kilometer 10 ruas jalan Tomohon-Manado serta di batas Kota Manado dan Tumpaan.
Hendro menjelaskan, peralatan yang disiagakan antara lain dumb truck sebanyak lima unit, excavator (dua unit), backhoe loader (tiga unit, satu unit di Kepulauan), wheel loader (enam unit, satu unit di kepulauan), dan motor grader (tiga unit, satu unit di kepulauan).