Setelah tragedi G30S terjadi, Sjam mengakui jika dia melakukan berbagai perintah tersebut atas komando Aidit. Dia dijatuhi hukuman mati pada 1968, namun baru dieksekusi 18 tahun setelahnya yakni 1986.
4. Untung Syamsuri
Komandan Batalyon I Tjakrabirawa, Letkol Untung Syamsuri menjadi pemimpin Gerakan 30 September 1965. Untung juga pernah mendapat pendidikan politik dari salah Alimin, seorang tokoh PKI.
Sebenarnya, karier Untung dalam dunia militer tergolong cemerlang. Dia mendapat predikat lulusan terbaik saat menyelesaikan pendidikannya di Akademi Militer. Setelah gerakan 30 September yang dia komandoi gagal, Untung melarikan diri selama beberapa bulan, sebelum akhirnya tertangkap di Brebes.
Dia dieksekusi mati pada 1966 akibat keterlibatannya dalam tragedi berdarah tersebut.