33.935 Keluarga di Minahasa Beresiko Stunting, Ini Penyebabnya

Antara
Kepala Perwakilan Diano Tino Tandaju. (Foto: Antara/HO-BKKBN)

MINAHASA, iNews.id - Keluarga beresiko stunting di Kabupaten Minahasa masih cukup tinggi. Hasil Pendataan Keluarga 2022 terdapat sebanyak 33.935 keluarga yang beresiko stunting.

"Masalah kekurangan sumber daya alam mungkin tidak berpengaruh, yang ada adalah kurangnya pemahaman masyarakat. Salah satunya adalah masyarakat malas untuk ke posyandu atau ke puskesmas," ujar Wakil Bupati Minahasa, Robby Dondokambey, Minggu (9/10/2022).

Dia mengatakan, pemerintah kabupaten terus berupaya melaksanakan program-program yang bersentuhan dengan percepatan penurunan stunting.

Karena itu, semua keluarga yang beresiko stunting menjadi sasaran intervensi dari pemerintah daerah agar di kemudian hari tidak akan lahir lagi bayi dengan risiko penyakit tersebut.

Perwakilan Badan Kependudukan dan Berencana Nasional (BKKBN) Sulawesi Utara bersama Pemkab Minahasa bersinergi melakukan akselerasi atau mempercepat penurunan angka stunting di daerah setempat..

Editor : Cahya Sumirat
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Lurah Margasuka Bandung Jelaskan Kronologi Video Viral yang Disebut Mengamuk di Posyandu

57 tahun lalu

Viral! Lurah di Bandung Mengamuk di Puskesmas, BKPSDM Bereaksi

57 tahun lalu

Kebakaran Puskesmas Tiron di Kediri, Kerugian Tembus Rp1 Miliar

57 tahun lalu

Polisi Selidiki Penyebab Kebakaran Eks Puskesmas Pembantu di Lombok Timur

57 tahun lalu

Banjir Rendam Puskesmas Palabuhanratu, Basarnas Evakuasi Pasien dan Tenaga Medis

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal