Dahulu, dia juga dikenal karena pengabdiannya kepada bangsa dan negara. Dia pernah menempati berbagai jabatan kenegaraan. Selain itu, dia juga memprakarsai berdirinya Taman Mini Indonesia Indah.
Ibu Tien juga sebagai penggerak dari Kongres Wanita Indonesia. Selain itu, dia mendesak perlunya larangan poligami yang akhirnya keluar pada Peraturan Pemerintah Nomor 10 tahun 1983 tegas melarang PNS untuk berpoligami dan juga UU Nomor 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan.
Pahlawan wanita Indonesia yang selanjutnya, yaitu Opu Daeng Risadju lahir 1880 berasal dari Sulawesi Selatan. Perannya dalam perjuangan, yaitu untuk memobilisasi para pemuda melakukan perlawanan terhadap NICA atau badan sipil sebagai perpanjangan tangan Belanda.
Itulah penjelasan tentang pahlawan wanita Indonesia dan asal daerahnya yang telah memperjuangkan tanah air Indonesia bersama dengan pahlawan lainnya.