"Kami sudah hubungi KBRI dan dibantu. Kami keluarga sangat berharap pemerintah bisa membantu agar kami bisa bertemuk dengan kakak kami untuk terakhir kalinya dan memakamkannya. Kami juga berharap agar para pelaku ditangkap," ujarnya.
Keluarga juga mengaku menerima informasi bahwa sejumlah orang telah diamankan terkait kasus tersebut. Meski demikian, informasi itu masih menunggu konfirmasi resmi dari otoritas Armenia maupun pemerintah Indonesia.
"Informasi kami terima ada enam terduga pelaku sudah diamankan dan satu orang kabur," ucapnya.
Keluarga inti dan kerabat masih berkumpul di rumah adik korban di Kota Makassar. Mereka menunggu perkembangan penyelidikan sekaligus kepastian mengenai proses pemulangan jenazah Valenth ke Tanah Air.