Warga Tolak Rapid Test di Makassar, Dinkes: Itu Bukan Lokasi Episentrum

Muhammad Arham Hamid
Warga Makassar palang jalan tolak rapid test. (Foto: iNews/Andi Deri)

MAKASSAR, iNews.id - Aksi penolakan sejumlah warga di Kota Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel), saat petugas medis hendak melakukan rapid test dinilai tak akan menimbulkan masalah baru. Sebab di sana bukan lokasi episentrum atau penyebaran virus corona.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Makassar, dr Naisyah Azikin mengatakan, rapid test yang digalakkan pemerintah sudah selesai pada Sabtu (6/6/2020) lalu.

"Kecamatan Bontoala dan Makassar yang menolak rapid test itu tidak masuk dalam lima kecamatan episentrum," kaat dr Naisyah di Kota Makassar, Sulsel, Senin (8/6/2020).

Naisyah menjelaskan, rapid test tahap awal fokus pada wilayah episentrum di lima kecamatan. Kemudian berlanjut ke enam kecamatan lainnya. Penetapan ini berdasarkan jumlah kasus positif yang tertinggi di sana.

Tidak semua kelurahan atau RT/RW diikutkan dalam rapid test. Tetapi hanya pada titik-titik yang ditemukan ada kasus positif hasil konfirmasi tes swab, sehingga diperlukan tracing ke warga sekitar.

Editor : Andi Mohammad Ikhbal
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Solar Langka di Makassar, Antrean Bus dan Truk Mengular di SPBU

57 tahun lalu

Kecelakaan Truk 10 Roda Jatuh dari Jembatan Overpass Makassar, Timpa 2 Rumah Warga

57 tahun lalu

Kebakaran Hebat 2 Rumah di Makassar, Belasan Mobil Pemadam Dikerahkan

57 tahun lalu

Viral Jukir di Makassar Dibacok 2 Pemuda gegara Tersinggung Masalah Bensin

57 tahun lalu

Kronologi Pengurus OSIS SMP di Makassar Dikeroyok Teman Sekolah usai Razia Vape

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal