Viral Pemilik Olshop Baju Bekas di Makassar Keroyok Pembeli, Ini Motifnya

Leo Muhammad Nur
Pemilik olshop baju bekas di Makassar berinisial A dan rekannya N terduga pengeroyokan terhadap pembelinya. Ini motifnya. (Foto: Leo Muhammad Nur/iNews)

MAKASSAR, iNews.id - Video pengeroyokan diduga dilakukan pemilik online shop (olshop) terhadap pembeli di Makassar viral di media sosial. Pelaku berinisial A (28) dan rekannya, N (20), kini telah diamankan.

Keduanya ditangkap usai menyerahkan diri ke Mapolrestabes Makassar, Senin (27/2/2023) malam. Setelah menjalani pemeriksaan, A diketahui memukul dan menendang korban berinisial D. Sedangkan N berperan memegangi korban agar tidak melawan.

Kasat Reskrim Polrestabes Makassar, AKBP Ridwan Hutagaol, mengatakan, motif pengeroyokan itu akibat korban membatalkan pesanan baju bekas milik pelaku. Akibat pengeroyokan itu, korban mengalami luka lebam di bagian kepala dan tangannya.

"Korban memesan baju bekas, terlapor membuka olshop. Namun saat sudah dikirim barang, korban membatalkan pembelian," kata Kasat Reskrim Polrestabes Makassar, AKBP Ridwan Hutagaol.

Sementara itu, A menyebut korban telah membatalkan pesanan baju bekas secara sepihak tanpa alasan yang bisa diterima. Dia pun mengakui pemukulan itu terjadi karena khilaf.

"Sebenarnya mulai memesan, setahu saya dia cancel karena alasan yang menurut saya tidak masuk akal. Makanya saya datang," kata dia.

Editor : Rizky Agustian
Artikel Terkait
57 tahun lalu

8 Orang Ditangkap Kasus Pengeroyokan di Lahan Sengketa Gowa, 4 Ditetapkan Tersangka

57 tahun lalu

Prostitusi Online di Hotel Manado Berujung Pengeroyokan dan Penikaman, 16 Orang Ditangkap

57 tahun lalu

Viral Video Pengeroyokan di Batam, 6 Pelaku Ditangkap Polisi

57 tahun lalu

Konten Pocong Meresahkan Viral di Jember, Emak-Emak Ditangkap Polisi

57 tahun lalu

Dipukul Preman Terminal Bangkalan, Perempuan Penjaga Loket Karcis Bus Lapor Polisi

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal