TORAJA, iNews.id - Sebuah rekaman suara beredar viral di media sosial menghebohkan warga di Kabupaten Tana Toraja. Rekaman berdurasi 23 menit itu menuding kapolres dan kasat reskrim di daerah tersebut memeras perusahaan, PT Axelle Jaya Toraja.
Rekaman suara itu diunggah akun Facebook, Pong Tallo, di grup Forum Politik Facebooker Toraja, berisi percakapan dua orang yang membahas masalah perusahaan tersebut.
"Datang lagi polisi mau disegel kantor itu (PT Axelle Jaya Toraja), datang takut-takuti. Segel saja, pak. Tangkap saja kami semua. Bayangkan, dalam satu hari tiga polisi ditemui," kata seorang dalam rekaman suara tersebut, Rabu (19/2/2020).
Pria tersebut menyebut, dia memberikan uang kepada Kasat Reskrim sebesar Rp30 juta. Sedangkan untuk Kapolres Rp50 juta. Namun saat dikonfirmasi, kedua pejabat di Polres Tana Toraja itu membantah adanya aliran dana dari PT Axelle Jaya Toraja.
Kapolres Tana Toraja, AKBP Gregorius Liliek Tribhawono Iryanto, membantah pernah meminta atau menerima uang dari perusahaan tersebut. Rekaman yang beredar itu dinilai sebagai informasi bohong dan menyesatkan.