Ichsan mengungkapkan, dia juga menjadi salah satu orang yang akan melakukan vaksinasi. Dia bersama dengan pejabat lain dan Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah akan menjadi yang pertama divaksin sebagai tenaga kesehatan. Penyuntikan vaksin akan dilakukan di Rumah Sakit (RS) Dadi Makassar, Kamis (14/1/2021) mendatang.
"Insyaallah (saya) sudah masuk daftar. Ini pimpinan publik divaksin pertama kali. Bukan persoalan berani tidak berani. Ini adalah persoalan kita sama-sama terlibat dalam vaksinasi ini," katanya.
Sebelumnya, Presiden Jokowi memastikan akan segera memulai program vaksinasi setelah memperoleh izin penggunaan darurat dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM). Dalam hal ini, pemerintah mengedepankan prinsip kehati-hatian untuk menjaga keselamatan masyarakat penerima vaksin.
Saat ini Indonesia telah memiliki tiga juta dosis vaksin siap pakai yang sebagian telah terdistribusi ke daerah-daerah. Pada tahap awal pelaksanaan vaksinasi, pemerintah memprioritaskan kurang lebih 1,6 juta tenaga kesehatan yang tersebar di seluruh provinsi di Indonesia.
Jumlah dosis vaksin yang akan dimiliki Indonesia juga akan semakin meningkat. Rencananya, akan ada pengiriman vaksin dari sejumlah sumber seperti Sinovac, Novavax, AstraZeneca, BioNTech-Pfizer hingga COVAX/GAVI setiap bulannya hingga akhir tahun.