Farid menambahkan, hiburan ini digelar dua kali dalam sepekan. Hal ini dilakukan agar para pasien dan tenaga medis tidak jenuh karena selama menjalani perawatan mereka tidak boleh bertemu dengan keluarga
“Agar tidak jenuh dan terbayang-bayang Covid-19 dan tetap optimis untuk sembuh,” katanya.
Untuk diketahui, Rumah Sakit Bhayangkara Makassar saat ini merawat 277 pasien dalam pengawasan (PDP) dan orang dalam pemantauan (ODP). Sementara orang yang menjalani rawat jalan ada 600 orang lebih.