Dari pantauan hingga Senin (24/2/2020) siang, ular piton yang telah dibunuh warga masih berada di sekitar pematang empang. Lokasinya tidak jauh dari permukiman warga dan sekolah SD serta SMP. Sejumlah warga mengabadikan foto ular piton yang sudah mati.
Abdul Gani yang berprofesi sebagai guru SMP ini mengaku masih khawatir meskipun warga sudah menangkap dan membunuh ular piton itu. Dia curiga masih ada ular lain di sekitar lokasi yang bisa mengancam warga dan para siswa.
“Kami akan tetap waspada setelah penemuan ular ini. Semoga tidak ada lagi penemuan ular di sini,” katanya.