Terungkap, Ini Alasan Gubernur Nurdin Abdullah Angkat Yusran Jusuf Jadi Pj Wali Kota Makassar

Muhammad Arham Hamid
Antara
SertijabPj Wali Kota Makassar antara Iqbal Suhaeb dan Yusran Jusuf di Balai Kota Makassar. (Foto: Istimewa).

MAKASSAR, iNews.id - Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel), Nurdin Abdullah, meminta Penjabat (Pj) Wali Kota Makassar Yusran Jusuf dapat bekerja optimal di masa pandemi virus corona. Sebab banyak tugas yang menjadi bebannya nanti akibat Covid-19.

Dia mengatakan, salah satu masalah serius yakni pemutusan hubungan kerja (PHK) besar-besaran. Ratusan perusahaan harus tutup, sehingga membutuhkan langkah pemulihan setelah wabah corona berakhir.

"Kita menghadapi PHK dan para karyawan yang dirumahkan, ini beban baru bagi kita," kata Nurdin di Kota Makassar, Sulsel, Kamis (14/5/2020).

Karena itulah, kata dia, Kota Makassar ini harus diisi oleh penjabat baru. Dia mengaku, harus memilih orang yang tepat untuk dapat menyelesaikan persoalan ini. Sebab berbagai masalah tersebut ditarget dapat rampung dalam waktu tiga bulan.

Nurdin menilai, Iqbal Suhaeb sulit mengendalikan Kota Makassar. Dia juga dianggap tidak solid dalam menjalankan pemerintahan, apalagi daerah tersebut sangat dinamis dan perlu pemimpin yang cepat tanggap dalam menyelesaikan masalah.

"Pak Iqbal begitu sulit kendalikan Makassar, kita juga tidak solid. Makanya, saya panggil Prof Yusran, bisa berikan masukan, serta menjadi team work (tim kerja) saya," kata mantan Bupati Bantaeng dua periode itu.

Menurut dia, saat ini dibutuhkan kebersamaan. Sebab tantangan setelah pandemi Covid-19 ini selesai, yakni pemulihan keadaan dan negara akan kesulitan mengelola anggaran yang tersisa, sehingga butuh skema baru.

Editor : Andi Mohammad Ikhbal
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Geber Motor Saat Antar Jenazah Berujung Tawuran di Makassar

57 tahun lalu

2 Anggota Geng Motor Sadis di Makassar Ditangkap, Terancam 20 Tahun Bui

57 tahun lalu

Tangkap 2 Geng Motor di Makassar, Polisi Sempat Bergelut

57 tahun lalu

Polda Sulsel Bongkar 37 Kasus BBM dan LPG Subsidi, Kerugian Negara Capai Rp69,9 Miliar

57 tahun lalu

Licik! Pasutri di Makassar Bawa Kabur HP Warga, Tuduh Korban Begal saat Ditangkap

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal