“Hasil pemeriksaan, ternyata dua orang lagi ditemukan positif dan satu orang (FMIPA) hasilnya negatif,” kata dia.
Dia mengatakan pegawai yang mengalami gejala dan diperiksa pada 30 Mei 2020, sebelum aktivitas kampus berjalan penuh setelah libur Lebaran.
"Kampus kembali beraktivitas penuh pada Selasa (2/6/2020). Sementara pegawai yang mengalami gejala itu sepekan sebelumnya,” katanya.
Meskipun mereka tidak terkena di kampus, kata dia, untuk mengambil langkah pencegahan, pimpinan universitas dan pimpinan fakultas masing-masing telah mendeteksi orang-orang yang berpotensi tertular dari pasien tersebut.
"Kemarin seluruh pegawai Fakultas Kedokteran telah dilakukan tes swab, dan belum ada yang hasilnya positif,” katanya.
Sementara itu, kata Ishaq, untuk pegawai Fakultas MIPA juga sedang dalam persiapan untuk melakukan tes swab.
"Kami menyampaikan doa dan harapan, semoga mereka bertiga dapat segera sembuh dan sehat kembali," kata dia.