Tak Hanya Faktor Alam, Abrasi di Takalar Diduga karena Penambangan Pasir Laut

Antara
Warga memasang tanggul dari pasir untuk mengantisipasi terjadinya abrasi di Pantai Galesong Takalar. (Foto: Antara).

TAKALAR, iNews.id - Aliansi Masyarakat Pesisir (ASP) Sulawesi Selatan (Sulsel) menilai abrasi di sepanjang pantai Galesong, Kabupaten Takalar, dipicu karena penambangan pasir laut. Aktivitas tersebut dilakukan oleh perusahaan tambang lokal dan maupun internasional untuk reklamasi.

Koordinator ASP, Muhaimin Arsenio mengatakan, kondisi pesisir pantai tersebut memang sangat memprihatinkan. Sejumlah desa terkena abrasi antara lain, Desa Mangindara, Desa Mappakalompo, Desa Boddia, Desa Galesong Kota, Desa Tamasaju dan Desa Sampulungan.

"Bukan hanya tanah dan rumah warga yang bermukim di wilayah pesisir yang rusak, tetapi juga fasilitas umum di sana," kata Muhaimin kepada wartawan, Rabu (22/1/2020).

BACA JUGA: Pemakaman Umum di Takalar Rusak Terkena Abrasi, Kain Kafan Terlihat Warga

Menurut dia, penyebab gelombang air laut ini karena hilangnya sebagian pasir dan terumbu karang sebagai peredam gelombang air laut secara alami. Hal ini bukan karena cuaca ekstrem, tapi juga pengerukan serta aktivitas tambang pasir di laut secara berlebihan.

Editor : Andi Mohammad Ikhbal
Artikel Terkait
57 tahun lalu

IRT Tewas dalam Rumah di Takalar, Emas 33 Gram Hilang Diduga Dirampok

57 tahun lalu

Tragis! 2 Bocah di Takalar Tewas Tenggelam di Lubang Septic Tank

57 tahun lalu

Sakit Hati Mantan Istri Nikah Lagi, Pria di Takalar Tikam Suami Baru hingga Kritis

57 tahun lalu

Viral Pria di Takalar Aniaya Mantan Istri gegara Tolak Dititipi Anak

57 tahun lalu

Pembakaran Kantor Tambang di Morowali Sulteng, 3 Pelaku Ditangkap

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal