Menurut dia, setiap harinya pihak pengelola menyiagakan 50 personel gabungan dari Basarnas dan BPBD untuk berjaga-jaga di area wisata tersebut. Tujuannya untuk mengantisipasi wisatawan yang terseret arus karena nekat bermain di aliran sungai.
"Apa lagi saat ini, memang sangat berbahaya. Makanya kita waspada setiap waktu," ujarnya.
BACA JUGA: Jalanan Rawan Banjir di Makassar Akan Ditinggikan hingga 80 Cm
Sementara itu seorang pengunjung, Fahmi mengatakan, dia bersama teman-temannya sengaja berlibur ke Bantimurung karena melihat cuaca dalam dua terakhir ini sudah mulai cerah.
Meski tidak bisa mandi di aliran sungai air terjun, Dia mengaku tetap bisa menikmati suasana alam di objek wisata itu. Saat berkunjung, dia juga mengaku, wisatawan yang datang tidak begitu ramai.
"Meskipun tidak bisa mandi di sungai, yang terpenting kan, suasana alamnya di sini kita masih tetap bisa nikmati. Saya memang suka kalau sepi begini, lebih alami," katanya.