Sulsel Masuki Masa Transisi, Gubernur Ajak Warga Adaptasi Kebiasaan Baru

Muhammad Arham Hamid
Nurdin Abdullah meminta maaf kepada warga Makassar atas ketidaknyamanan selama PSBB berlangsung (Foto: istimewa)

Masyarakat di Kota Makassar khususnya, kata dia, awalnya sudah sangat ketat mawas diri dari penularan Covid-19. Namun ada oknum yang kemudian menyebarkan berbagai berita bohong hingga membuat warga bimbang.

"Ada informasi beredar seolah Covid-19 ini sebuah skenario untuk memperkaya rumah sakit dan dokter," katanya.

Kabar bohong ini akhirnya malah menganggu upaya pemerintah memutus mata rantai penyebaran virus corona. Maka itu dia meminta polisi dapat segera mengusut dan menangkap penyebar hoaks tersebut.

Di samping itu, pemerintah daerah harus semakin gencar mengedukasi masyarakat dan melakukan penelusuran kepada siapa yang yang diduga pernah kontak langsung dengan pasien Covid-19. Lalu menggalakkan rapid test dan pemeriksaan swab massa.

"Kami sungguh bersyukur uji specimen meningkat, dari 300-an per hari menjadi 800-an," katanya.

Hingga Selasa (9/6/2020) kemarin, pasien terkonfirmasi virus corona di Sulsel berjumlah 2.194. Terdapat lonjakan sebanyak 180 kasus dari hari sebelumnya.

Editor : Andi Mohammad Ikhbal
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Remaja di Makassar Pesta Miras lalu Serang Permukiman Warga demi Konten, 3 Ditangkap

57 tahun lalu

Kebakaran di Belakang Kantor Damri Makassar Nyaris Merembet ke Permukiman, Warga Panik

57 tahun lalu

Kebakaran di Kantor Damri Makassar, 4 Bus dan 3 Truk Ludes Dilalap Api

57 tahun lalu

Geber Motor Saat Antar Jenazah Berujung Tawuran di Makassar

57 tahun lalu

2 Anggota Geng Motor Sadis di Makassar Ditangkap, Terancam 20 Tahun Bui

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal