Masyarakat di Kota Makassar khususnya, kata dia, awalnya sudah sangat ketat mawas diri dari penularan Covid-19. Namun ada oknum yang kemudian menyebarkan berbagai berita bohong hingga membuat warga bimbang.
"Ada informasi beredar seolah Covid-19 ini sebuah skenario untuk memperkaya rumah sakit dan dokter," katanya.
Kabar bohong ini akhirnya malah menganggu upaya pemerintah memutus mata rantai penyebaran virus corona. Maka itu dia meminta polisi dapat segera mengusut dan menangkap penyebar hoaks tersebut.
Di samping itu, pemerintah daerah harus semakin gencar mengedukasi masyarakat dan melakukan penelusuran kepada siapa yang yang diduga pernah kontak langsung dengan pasien Covid-19. Lalu menggalakkan rapid test dan pemeriksaan swab massa.
"Kami sungguh bersyukur uji specimen meningkat, dari 300-an per hari menjadi 800-an," katanya.
Hingga Selasa (9/6/2020) kemarin, pasien terkonfirmasi virus corona di Sulsel berjumlah 2.194. Terdapat lonjakan sebanyak 180 kasus dari hari sebelumnya.