Siswi MTs di Pangkep Mengaku Jadi Korban Penculikan, Polisi Dalami Keterangan Korban

Saharuddin
Tangan korban penculikan yang menunjukkan ada bekas ikatan tali. (Foto: iNews/Saharuddin)

PANGKEP, iNews.id – Kabar penculikan di Kabupaten Pangkep, Sulawesi Selatan (Sulsel) menghebohkan warga dan menjadi viral di media sosial. Polisi tengah mendalami kasus penculikan tersebut.  

RM (14), warga Kampung Maleleng, Kelurahan Sibatua, Kecamatan Pangkajene mengaku diculik oleh tiga orang pria bertopeng dan disekap di dalam mobil. Dalam video berdurasi dua menit ini, siswi MTs DDI Asyirhatal Mustaqim tengah diwawancarai oleh seorang anggota TNI.

Saat ini, korban dibawa oleh polisi untuk divisum di Rumah Sakit Batara Siang Pangkep. Diduga anak tersebut dibius oleh pelaku. Di tangan korban juga terlihat bekas ikatan tali.

Di hadapan polisi, korbna juga mengaku saat diculik dibawa menggunakan mobil mini bus warna hitam. Penculik berjumlah oleh tiga orang pria yang mengenakan topeng.

Korban menceritakan, awalnya dipanggil oleh pelaku. Mereka ingin menunjukkan sesuatu dari handphone pelaku.

Saat melihat handphone milik pelaku, RM ditarik dalam mobil. Mulutnya dibekap dari belakang menggunakan kain yang sudah diolesi obat bius sehingga tak sadarkan diri.

Setelah sadar, korban mengaku sudah di atas mobil bersama tiga orang korban lain. Tangan dan kaki diikat menggunkan tali.

Editor : Umaya Khusniah
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Kesal Motor Mogok, Pria di Pangkep Nekat Bakar Kendaraannya hingga Hangus

57 tahun lalu

Viral! Sapi Mengamuk di Pasar Hewan Pasuruan, Sempat Masuk Area Minimarket dan Hajatan

57 tahun lalu

Konten Pocong Meresahkan Viral di Jember, Emak-Emak Ditangkap Polisi

57 tahun lalu

Dipukul Preman Terminal Bangkalan, Perempuan Penjaga Loket Karcis Bus Lapor Polisi

57 tahun lalu

Kronologi Perempuan Dipukul Preman di Terminal Bangkalan, Berawal Percekcokan Anak Korban

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal