Polrestabes Makassar Tegaskan Penganiaya Pelajar hingga Tewas saat Pesta Miras Bukan Anak Polisi 

Leo Muhammad Nur
Kasat Reskrim Polrestabes Makassar AKBP Ridwan JM Hutagaol tegaskan remaja yang aniaya pelajar saat pesta minuman keras (miras) oplosan hingga tewas bukan anak anggota polisi. (Foto: Leo Muhammad Nur/iNews)

Dia mengatakan, berdasarkan hasil penyelidikan yang dilakukan pihaknya, pelaku AF melakukan aksi penganiayaan bukan karena memaksa korban untuk menenggak miras, melainkan ditengarai ketersinggungan.

"AF tersinggung dengan perkataan korban saat keduanya sama-sama mabuk miras, sehingga terjadi penganiayaan," ungkapnya. 

Selain itu, kata dia, korban dan pelaku bersama rekan lainnya bukan kali pertama menggelar pesta miras oplosan hingga berakhir tiga  korban jiwa, tapi berulang kali. 

"Mereka sebelumnya lebih awal telah melakukan pesta miras oplosan dengan alkohol 96 persen yang dicampur dengan minuman bersoda dan anggur di dua lokasi berbeda di sebuah halaman bengkel dan di salah satu sekolah," ujarnya.

Meski telah diamankan, polisi belum menetapkan AF sebagai tersangka. Sebab, masih melakukan pendalaman untuk mengetahui pastinya.

Editor : Candra Setia Budi
Artikel Terkait
17 hari lalu

Sopir Ekspedisi Tewas dalam Kamar Kos di Makassar, Diduga Korban Pembunuhan

31 hari lalu

Konvoi Geng Motor dan Balap Liar di Makassar Dibubarkan, Pemotor Kabur Tabrak Pohon

1 bulan lalu

Pembunuh Mama Muda di Makassar Ditangkap, Ternyata Sang Suami

1 bulan lalu

Mama Muda di Makassar Tewas Bersimbah Darah di Kamar Kos, Diduga Dibunuh Suami

1 bulan lalu

Kecelakaan Truk 10 Roda Jatuh dari Jembatan Overpass Makassar, Timpa 2 Rumah Warga

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal