Polrestabes Makassar Tegaskan Penganiaya Pelajar hingga Tewas saat Pesta Miras Bukan Anak Polisi 

Leo Muhammad Nur
Kasat Reskrim Polrestabes Makassar AKBP Ridwan JM Hutagaol tegaskan remaja yang aniaya pelajar saat pesta minuman keras (miras) oplosan hingga tewas bukan anak anggota polisi. (Foto: Leo Muhammad Nur/iNews)

Dia mengatakan, berdasarkan hasil penyelidikan yang dilakukan pihaknya, pelaku AF melakukan aksi penganiayaan bukan karena memaksa korban untuk menenggak miras, melainkan ditengarai ketersinggungan.

"AF tersinggung dengan perkataan korban saat keduanya sama-sama mabuk miras, sehingga terjadi penganiayaan," ungkapnya. 

Selain itu, kata dia, korban dan pelaku bersama rekan lainnya bukan kali pertama menggelar pesta miras oplosan hingga berakhir tiga  korban jiwa, tapi berulang kali. 

"Mereka sebelumnya lebih awal telah melakukan pesta miras oplosan dengan alkohol 96 persen yang dicampur dengan minuman bersoda dan anggur di dua lokasi berbeda di sebuah halaman bengkel dan di salah satu sekolah," ujarnya.

Meski telah diamankan, polisi belum menetapkan AF sebagai tersangka. Sebab, masih melakukan pendalaman untuk mengetahui pastinya.

Editor : Candra Setia Budi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Pria di Makassar Babak Belur Dihajar Massa, Diduga Hendak Curi Motor Warga

57 tahun lalu

Ditangkap di Surabaya, Begini Siasat Licik Pria Pemerkosa Mahasiswi Kaltara

57 tahun lalu

Kabur ke Surabaya, Pemerkosa Mahasiswi Modus Cari Baby Sitter di Makassar Ditangkap

57 tahun lalu

Polisi Bongkar Jaringan Narkotika Malaysia di Makassar, Sita 1,45 Kg Sabu Senilai Rp2,7 Miliar

57 tahun lalu

ART di Makassar Gasak Emas Majikan Rp700 Juta, Uangnya Dipakai Beli Rumah dan DP Mobil

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal