Awalnya ratusan massa aksi yang tergabung dalam gelombang protes kedatangan Habib Rizieq berjalan aman yang dilakukan massa aksi pemuda di sekitar Monumen Mandala.
Mereka lalu membentangkan spanduk berisi tulisan penolakan, tak hanya itu mereka juga menyandera sebuah truk tronton dan digunakan sebagai panggung berorasi.
Tak lama kemudian, muncul sekelompok orang dari arah Samping Pengadilan Negeri Makassar yang lokasinya masih berada di Jalan Jenderal Sudirman. Kelompok lain datang dan meneriakkan takbir.
Mereka kemudian menerobos ke lokasi pendemo dan berupaya membubarkan mereka. Tak mau bertahan, para pendemo yang sepertinya mahasiswa, langsung lari kocar-kacir.
Lemparan batu pun menghujani pendemo yang berlarian ke arah selatan Jalan Jendral Sudirman Makassar.