"Jadi nanti kita jabarkan apanya yang kurang dan apa yang sudah ada. Nantinya hal ini kita dorong ke Pak Miyakawa untuk membantu kita untuk menghubungkan dengan pihak berkompeten di Jepang yang bisa meningkatkan itu," katanya.
Sementara Miyakawa Katsutoshi mengatakan, pertemuan itu merupakan tindak lanjut Konferensi Smart City di Makassar oleh Japan Association Smart Cities in ASEAN (JASCA) Pada 27 Februari lalu.
Mereka sekaligus terus menjajaki salah satu kemungkinan kerja sama Pemkot Makassar dengan pihak perusahaan Jepang. Hasil kunjungan ini akan disampaikan ke pihak JASCA dan diharapkan dapat dibahas lebih lanjut untuk mengetahui apa yang mereka bisa kerja samakan.
"Semoga kerja sama Jepang-Makassar di bidang Smart City bisa terlaksana dengan baik dan bisa menjadi contoh bagi kota-kota lain di ASEAN ke depannya," katanya.