MAKASSAR, iNews.id - Dinas Kesehatan Kabupaten Gowa bersama tim dari RSUD Syekh Yusuf masih menunggu hasil pengambilan sampel darah peserta Ijtima Dunia 2020 yang meninggal dunia. Dugaan sementara korban mengalami serangan jantung.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Gowa, dr Hasanuddin mengatakan, korban tidak mengalami gelaja seperti virus korona, seperti demam atau batuk. Namun ada riawayat hipertensi dan jantung.
"Informasi yang kami terima korban memiliki riwayat hipertensi, kemudian ada juga riwayat jantung dan 15 hari sebelum ke sini, itu tidak ada perjalanan keluar negeri," kata dr Hasanuddin di Kabupaten Gowa, Sulsel, Sabtu (21/3/2020).
Sementara untuk pemeriksaan lebih lanjut, dinas kesehatan bersama tim RSUD Syekh Kabupaten Gowa, juga telah melakukan pengambilan sampel darah korban.
"Kami telah mengambi sampel darahnya. Akan kita periksa di Rumah Sakit Unhas Makassar atau RSUP dr Wahidin Sudirohusod. Kita berharap hasil pemeriksaan secepatnya," ujar dia.