Dalam tawuran ini, kata dia, dua kelompok warga dari Kecamatan Bontoala dan Kecamatan Tallo diduga memiliki dendam kesumat yang sudah lama dipendam. Mereka kerap bertikai, namun kali ini paling parah.
Berdasarkan keterangan warga, kelompok lawannya ini lebih dulu menyerang mereka. Karena itu warga bertahan dengan lemparan batu agar mereka pergi. Namun mereka malah menyerang dengan anak panah.
"Ini (pelaku luka) provokator. Dia awal-awal serang kami sambil bawa parang," ujar dia.