Pengeroyokan Guru di Gowa, Disdik: Orang Tua Tak Bisa Intervensi ke Ruang Kelas

Bugma
Kadisdik Sulsel menengok langsung korban, Astiah, guru yang dikeroyok siswa dan orang tuanya di Gowa Sulsel. (Foto: iNews/Bugma).

"Minimal ada 36 anak di dalam kelas, dan mereka memiliki karakter yang berbeda-beda. Beban guru itu sangat berat," ujar Irman.

Sebelumnya, dua murid SD di Gowa mengeroyok guru Astiah saat proses belajar mengajar pada Rabu (4/9/2019). Sang guru yang dipukul dan dicakar berkali-kali mengalami luka-luka di wajahnya.

Dalam video amatir terlihat dua murid dan orang tuanya berusaha memukuli dan mencakar Astiah bertubi-tubi.

Padahal, guru tersebut tengah memberikan materi pelajaran di ruangan kelas. Kejadian itu membuat sejumlah siswa menangis karena terkejut dan ketakutan.

Editor : Andi Mohammad Ikhbal
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Kasus Kekerasan Guru SMPN kepada Siswa Terjadi di Cimahi, Kadisdik: Selesai dengan Mediasi

57 tahun lalu

Tertusuk Anak Panah, Mata Remaja di Gowa Buta Sebelah

57 tahun lalu

Bersiap Sahur, Warga di Gowa Diserang Geng Motor Pakai Panah

57 tahun lalu

Bermodus Tanya Alamat, Pria Bertato Perkosa Pelajar SMP di Kebun Ubi

57 tahun lalu

2 Rumah dan 1 Toko Bangunan di Maros Terbakar, Kerugian Ditaksir Mencapai Miliaran Rupiah

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal