Pengeroyokan Guru di Gowa, Disdik: Orang Tua Tak Bisa Intervensi ke Ruang Kelas

Bugma
Kadisdik Sulsel menengok langsung korban, Astiah, guru yang dikeroyok siswa dan orang tuanya di Gowa Sulsel. (Foto: iNews/Bugma).

GOWA, iNews.id - Kasus pengeroyokan dua orang tua siswa terhadap seorang guru SD di Kabupaten Gowa mendapat respons Pemerintah Sulawesi Selatan (Sulsel). Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik), Irman Yasin Limpo, menengok langsung kondisi korban.

Irman mengatakan, sangat menyayangkan tindakan kedua wali murid tersebut. Mereka telah melakukan kekerasan di lingkungan sekolah, bahkan di depan puluhan murid SDN Pa’bangiang.

"Ada ruang yang memang tidak bisa diintervensi orang tua, yakni di dalam kelas," kata Irman kepada wartawan di SDN Pa’bangiang, Jalan Andi Tonro, Kecamatan Somba Opu, Kabupaten Gowa, Sulsel, Kamis (5/9/2019).

Aksi kekerasan kedua orang tua ini viral di media sosial. Dia menyayangkan tindakan yang dilakukan oleh para pelaku, terlebih saat proses belajar mengajar berlangsung.

Menurut dia, masing-masing guru pasti punya kekurangan. Namun mereka punya nilai lebih yang harus diapresiasi, yakni meningkatkan kemampuan siswa-siswi di kelas. Anak murid seorang guru jumlahnya puluhan orang.

Editor : Andi Mohammad Ikhbal
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Kasus Kekerasan Guru SMPN kepada Siswa Terjadi di Cimahi, Kadisdik: Selesai dengan Mediasi

57 tahun lalu

Tertusuk Anak Panah, Mata Remaja di Gowa Buta Sebelah

57 tahun lalu

Bersiap Sahur, Warga di Gowa Diserang Geng Motor Pakai Panah

57 tahun lalu

Bermodus Tanya Alamat, Pria Bertato Perkosa Pelajar SMP di Kebun Ubi

57 tahun lalu

2 Rumah dan 1 Toko Bangunan di Maros Terbakar, Kerugian Ditaksir Mencapai Miliaran Rupiah

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal