"Kronologi, awalnya kendaraan tersebut baru saja mengisi BBM di SPBU Pertamina. Setelah keluar dari SPBU sekitar 5-10 meter, mobil tiba-tiba mengeluarkan asap lalu terbakar. Untuk muatannya, kendaraan tersebut membawa barang campuran, seperti dos berisi kerupuk, air minum, dan juga terdapat jeriken yang untuk sementara diduga berisi bensin," katanya.
Polisi yang tiba di lokasi langsung melakukan penanganan. Api diketahui tidak membakar seluruh bagian kendaraan.
"Setibanya di lokasi, memang benar ada mobil terbakar, namun tidak seluruh bagian kendaraan. Api hanya membakar bagian depan, tepatnya di area tempat duduk sopir," katanya.
Saat kejadian, mobil Granmax tersebut membawa berbagai barang campuran. Barang yang ada di dalam kendaraan antara lain dos berisi kerupuk, air minum, dan jeriken yang untuk sementara diduga berisi bensin.
Polisi masih menyelidiki penyebab pasti kebakaran. Salah satu dugaan yang didalami yakni kemungkinan adanya percikan api.
"Terkait dugaan penyebab ledakan maupun kebakaran, saat ini masih dalam tahap penyelidikan. Berdasarkan keterangan awal dari penguasa kendaraan di TKP, yang bersangkutan sempat bermain handphone. Pemilik kendaraan diketahui berasal dari Balocci, dan seluruh dugaan sementara masih terus kami dalami dalam penyelidikan,” ucapnya.
Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa kebakaran tersebut. Polisi masih menyelidiki lebih lanjut untuk memastikan penyebab utama mobil Granmax terbakar usai mengisi BBM.