GOWA, iNews.id – Jagat media sosial dihebohkan dengan video aksi perundungan siswi kelas 5 sekolah dasar (SD) di Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan. Korban berinisial NA (11) dikeroyok oleh lima orang siswi SD lainnya hingga mengalami luka-luka. Aksi perundungan tersebut viral di media sosial.
Ironisnya, aksi kekerasan di bawah umur ini dipicu masalah asmara. Korban dituduh merebut kekasih atau pacar dari salah satu pelaku yang juga masih berstatus sebagai siswi SD.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, aksi perundungan dan pengeroyokan ini terjadi di kawasan Desa Bontoala, Kecamatan Pallangga, Kabupaten Gowa, pada Minggu (21/6/2026). Kejadian bermula saat korban tiba-tiba diajak bertemu oleh salah satu pelaku dengan alasan untuk menyelesaikan suatu masalah secara baik-baik.
Namun, setibanya di dekat Lapangan Desa Bontoala yang menjadi lokasi pertemuan, korban NA justru langsung dikepung. Tanpa ampun, kelima pelaku langsung merundung dan menganiaya korban secara brutal.
Akibat pengeroyokan tersebut, NA mengalami luka memar di bagian wajah, sakit pada leher, serta nyeri di beberapa bagian tubuhnya akibat hantaman para pelaku.
Pihak keluarga yang melihat kondisi korban pulang dalam keadaan memar dan kesakitan langsung meradang. Tak terima anak mereka menjadi korban kekerasan, didampingi sejumlah kerabat, korban langsung mendatangi markas kepolisian untuk membuat laporan resmi.
"Awalnya korban ini diajak ketemu sama salah satu pelaku, katanya mau menyelesaikan masalah. Tapi ternyata di sana langsung dihadang dan dipukuli. Kami tidak terima dan langsung lapor polisi," ujar Satria, sepupu korban saat memberikan keterangan, Selasa (23/6/2026).