PALOPO, iNews.id - Seorang penderita disabilitas di Kota Palopo, Sulawesi Selatan (Sulsel), menjadi korban pemalakan dan penganiayaan preman. Dia pun mendatangi Mapolsek Wara dalam kondisi wajah sedikit lebam.
Korban atas nama Alfin (20) mengaku dipalak dan dianiaya dua orang pria yang mengaku sebagai preman. Bukan hanya satu kali, mereka kerap meminta uang korban berulang kali.
"Kadang minta Rp10.000, bahkan bisa lebih," kata Alfin kepada wartawan di Kota Palopo, Sulsel, Kamis (13/3/2020) malam.
Sebelum mendatangi Mapolsek Wara, Alfin mengaku tengah dianiaya para pelaku. Sebab, dia sedang tidak punya uang untuk diberikan ke mereka. Saat itu, dia ditolong seorang pengendara ojek online yang melintas.
Mirisnya, pengemudi ojol tersebut ikut menjadi bulan-bulanan kedua preman ini karena ingin menolong Alfiin. Keduanya lalu mendatangi kantor polisi untuk mengadukan aksi sewenang-wenang kedua orang ini.