MAKASSAR, iNews.id – Bencana gempa dan tsunami Palu pada September 2018 membuat satu keluarga asal Tombulututu harus terpisah. Seorang istri pergi meninggalkan suami dan kelima anaknya dua bulan setelah musibah yang menelan ribuan jiwa dan tak kunjung pulang.
Kepergian sang istri meninggalkan keluarga dengan alasan untuk mencari kehidupan yang lebih baik. Hal ini sulit diterima sang suami Muhammad Nawir Sanusi. Dia kemudian memutuskan untuk mencari istrinya dengan membawa serta kelima anaknya yang masih kecil-kecil hingga sampai di Kota Makassar, Sulawesi Selatan.
Namun malang tak dapat ditolak, saat mencari kerja di Makassar untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari kelima anaknya, Sanusi mengalami kecelakaan. Motor yang dikendarainya bertabrakan hingga membuat kaki kirinya patah.
Dalam ketidakberdayaannya, muncul seorang dermawan yang membantu mereka. Sanusi dan kelima anaknya yakni Muhammad Sahrin (11), M Nasrun (10), M Rizal (5), Jumriani (4) dan Irwansyah (2), ditampung sementara oleh warga tersebut.
“Saya di sini untuk mencari istri. Dia telah menelantarkan anak-anak yang masih kecil begini. Saya bawa anak-anak agar kalau ketemu dia bisa lihat dan mau balik,” ujar Sanusi, Jumat (4/10/2019).