Kepala Sekolah: Perusahaan Menara BTS Klaim Siap Tanggung Jawab

Wahyu Ruslan
Tower roboh di SDN 240 Baddo-Baddo Maros masih belum dievakuasi. (Foto: iNews/Wahyu Ruslan).

"Karena kondisi di sini masih harus steril terlebih dahulu. Khawatir masih ada bahaya, jadi siswa yang datang akan kami pulangkan," ujar dia.

Sedangkan, Manajemen XL Axiata mengklaim menara Base Transceiver Station (BTS) yang menimpa rumah warga di sekitar SD 240 Baddo-Baddo Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan (Sulsel) bukanlah milik XL Axiata.

Hal ini disampaikan GM Corporate Communication XL Axiata, Tri Wahyuningsih. Menurut dia, tower tersebut milik perusahaan penyewaan menara telekomunikasi.

"Itu bukan milik milik XL Axiata," kata dia.

Pihak XL Axiata, kata dia, hanya sebagai penyewa saja. Karena itu, terkait pembangunan dan pemeliharaan, juga kelayakan menara BTS bukan menjadi tanggung jawabnya.

Editor : Andi Mohammad Ikhbal
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Viral Ketua Geng Motor di Maros Mengamuk Bawa Parang dan Busur, Kini Ditangkap Polisi

57 tahun lalu

Kecelakaan di Maros, Pemotor Tewas Ditabrak Truk

57 tahun lalu

Teror Geng Motor Bersenjata Serang Warung Makan di Maros, Pelaku Diburu Polisi

57 tahun lalu

Detik-Detik Mobil Tabrak Pemotor di Maros Terekam CCTV, 2 Perempuan Terpental 

57 tahun lalu

Tabrakan Tragis di Maros, 2 Pemotor Terjepit di Bawah Ban Truk

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal