Keluarga PDP yang Meninggal di RS Bhayangkara Makassar Akan Gugat Gugus Tugas

Bugma
Anak korban PDP corona yang meninggal dunia menduduki mobil ambulans yang akan membawa jenazah ibunya di RS Bhayangkara Makassar. (Foto: iNews/Bugma)

Selain itu, jenazah istrinya dibungkus plastik dan dimasukan ke dalam peti dan membawa jenazah almarhumah ke pemakaman Macanda.

“Saya bersama anak-anak saya sudah berusaha mencegah, menghalangi agar jenazah istri saya tidak dimakamkan di situ (Macanda). Kami saat itu, sekuat tenaga menahan jenazah istri saya sampai saya harus tiduran di bawah mobil. Anak saya juga duduk di atas mobil. Tapi, kami diusir paksa petugas keamanan,” katanya.

Karena itu, Andi Baso sedang berkoordinasi dengan para pengacara untuk mengajukan gugatan ke pihak rumah sakit dan tim Gugus Tugas.

“Kami akan menggugat Gugus Tugas dan rumah sakit. Kami juga meminta agar jenazah almarhumah istri saya dipindahkan karena korban meninggal bukan karena Covid-19,” katanya.

Anak korban, Andi Arnida Esa Putri Abram mengatakan, keluarga sangat menyayangkan jenazah ibunya ditetapkan status PDP Covid-19 oleh Rumah Sakit Bhayangkara Makassar. Padahal, almarhumah dirawat karena menderita lumpuh bukan akibat terinfeksi virus corona.

Editor : Kastolani Marzuki
Artikel Terkait
4 hari lalu

Kasus Dugaan Korupsi PBG Gowa Berlanjut, Polisi Periksa Eks Pejabat Rujab Bupati

5 hari lalu

Detik-Detik Mengerikan Pemotor Ayah dan Anak Ditabrak Truk di Gowa Terekam CCTV, 1 Tewas

5 hari lalu

Tragis! Motor Ditabrak Truk di Gowa, Ayah Tewas Anak Patah Tulang

6 hari lalu

Kecelakaan di Gowa, Avanza Ringsek Tabrak Truk Antre Solar di SPBU

9 hari lalu

Kecelakaan Beruntun 5 Kendaraan di Gowa, 4 Orang Terluka

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal