Keluarga PDP yang Meninggal di RS Bhayangkara Makassar Akan Gugat Gugus Tugas

Bugma
Anak korban PDP corona yang meninggal dunia menduduki mobil ambulans yang akan membawa jenazah ibunya di RS Bhayangkara Makassar. (Foto: iNews/Bugma)

Selain itu, jenazah istrinya dibungkus plastik dan dimasukan ke dalam peti dan membawa jenazah almarhumah ke pemakaman Macanda.

“Saya bersama anak-anak saya sudah berusaha mencegah, menghalangi agar jenazah istri saya tidak dimakamkan di situ (Macanda). Kami saat itu, sekuat tenaga menahan jenazah istri saya sampai saya harus tiduran di bawah mobil. Anak saya juga duduk di atas mobil. Tapi, kami diusir paksa petugas keamanan,” katanya.

Karena itu, Andi Baso sedang berkoordinasi dengan para pengacara untuk mengajukan gugatan ke pihak rumah sakit dan tim Gugus Tugas.

“Kami akan menggugat Gugus Tugas dan rumah sakit. Kami juga meminta agar jenazah almarhumah istri saya dipindahkan karena korban meninggal bukan karena Covid-19,” katanya.

Anak korban, Andi Arnida Esa Putri Abram mengatakan, keluarga sangat menyayangkan jenazah ibunya ditetapkan status PDP Covid-19 oleh Rumah Sakit Bhayangkara Makassar. Padahal, almarhumah dirawat karena menderita lumpuh bukan akibat terinfeksi virus corona.

Editor : Kastolani Marzuki
Artikel Terkait
57 tahun lalu

RSUD Syekh Yusuf Gowa Terbakar, Pasien Berhamburan Keluar Ruangan

57 tahun lalu

Kronologi Demo Rusuh di Lapas Narkotika Sungguminasa, Massa Rusak Fasilitas hingga Bakar Ban

57 tahun lalu

Ricuh di Depan Lapas Narkotika Sungguminasa, 8 Orang Ditangkap

57 tahun lalu

Gowa Gempar! Penjual Ikan Tewas Ditebas Parang, Pelaku Ternyata Musuh Lama

57 tahun lalu

Brutal! Kakak Aniaya Adik Perempuan di Gowa hingga Memar di Sekujur Tubuh

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal