Kelangkaan Solar Rugikan Nelayan di Sulsel

Antara
Antrean panjang truk dan bus terjadi di sepanjang Jalan Perintis Kemerdekaan, Kota Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel), Sabtu (12/3/2022). (Foto: Yoel Yusvin)

MAKASSAR, iNews.id - Kelangkaan Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis solar bersubsidi di sejumlah wilayah Sulawesi Selatan merugikan para nelayan. Pasalnya, para nelayan tidak bisa pergi melaut mencari ikan.

"Susah dapat solar di SPBN, kalaupun ada sudah ada jatahnya orang. Terpaksa beli di SPBU pakai jerigen, itu pun kalau dapat harus antri," kata Rahmat, salah seorang nelayan di Makassar, Senin (14/3/2022). 

Menurut dia, hampir semua nelayan mengalami hal serupa. Para Nelayan harus berjuang mencari solar di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) untuk bisa menghidupkan mesin kapalnya.

Di tempat terpisah, Ketua Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HSNI) Sulsel, Chairil Anwar saat Rapat Dengar Pendapat (RDP) di kantor DPRD Sulsel mengungkapkan hal yang sama. 

"Aktivitas nelayan tentu sangat terganggu karena kesulitan bahan bakar. Cara ilegal saja susah apalagi legal. Laporan yang masuk bahkan ada dijual antara Rp10.000-Rp20.000 ribu per liter. Padahal harga solar subsidi Rp4.150 per liter," katanya.

Editor : Dita Angga Rusiana
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Polda Babel Bongkar Penimbunan Solar Subsidi 8.000 Liter, 3 Orang Ditangkap

57 tahun lalu

Tragis, Nelayan di Lampung Timur Tewas Ditebas Teman Pakai Golok

57 tahun lalu

6 Orang di Balikpapan Ditangkap Terkait Penyelewengan BBM Subsidi, Modus Modifikasi Kendaraan

57 tahun lalu

Ribuan Nelayan Pati Demo di Kantor Bupati, Protes Kenaikan Harga BBM Non-Subsidi

57 tahun lalu

Siaga! 1.456 Personel Gabungan Kawal Demo Nelayan di Pati Tanpa Senjata

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal