HT mengilustrasikan dengan pabrik rokok, bila memakai robot akan lebih efisien. Namun, akan banyak karyawan yang menganggur. Dampak negatif seperti itu perlu diperhatikan. “Kita harus bisa mengatur, bagaimana menciptakan industri yang padat karya. Jangan industri padat karya itu tiba-tiba digantikan dengan teknologi,” ucapnya.
HT memberikan catatan digantikan teknologi akan tidak menjadi masalah bila ada pengganti lapangan kerjanya, namun bila tidak akan menciptakan pengangguran. “Setiap kebijakan pasti ada dampaknya dan pastikan dampaknya itu tidak negatif," katanya.
Di era industri 4.0 diperlukan regulasi agar tak memberikan dampak negatif. Sebab di era ini, banyak perusahaan besar masuk ke segmen UMKM. Pelaku usaha yang kurang pengalaman, kurang modal akan tergerus bila hal tersebut tidak diatur.
“Masyarakat kecil tidak paham. mereka harus kita edukasi, kita proteksi. Seperti belanja online itu kalau tidak diatur berdampak negatif terhadap masyarakat ekonomi lemah UMKM akan tergerus,” ucap HT.
Dia mengatakan bila pertumbuhan penyedia lapangan kerja bisa lebih banyak dari pencari kerja, disitulah kesejahteraan masyarakat akan meningkat.
Gelaran bazar murah Perindo di Makassar adalah bagian dari program parrtai untuk membantu masyarakat dengan menyediakan kebutuhan pokok dengan harga terjangkau. Acara ini diikuti ribuan masyarakat.