"Awalnya kan datang mau isi BBM full lalu saya isikan. Terus saya kasih nota-nya, dia bilang bisa transfer, saya jawab tidak bisa harus tunai. Lalu dia bilang mau tarik uang dulu, terus dia kasih maju mobilnya," ujarnya, Jumat (5/6/2026).
Setelah keluar dari antrean, pengemudi beralasan hendak mengambil uang tunai di pusat perbelanjaan. Namun beberapa saat kemudian, mobil tersebut justru meninggalkan lokasi tanpa membayar.
"Terus saya sibuk urusin isi BBM mobil lainnya. Lalu mobilnya sempat mundur, gak lama tancap gas," katanya.
Menyadari adanya dugaan penggelapan pembayaran BBM, SPBU langsung mencari kendaraan tersebut. Sekitar dua jam setelah kejadian, rekaman CCTV aksi pengemudi itu viral di berbagai platform media sosial.
Penelusuran kemudian mengarah pada sebuah mobil dengan nomor polisi yang sama yang ditemukan terparkir di salah satu kantor pembiayaan ternama di Kota Palopo. Dari hasil penelusuran, pengemudi dalam video tersebut diketahui merupakan pimpinan cabang perusahaan tersebut.