Ini Alasan BMKG Larang Warga Lihat Gerhana Matahari secara Langsung

Sindonews
Ilustrasi. (Foto: Istimewa).

"Ketika seseorang melihat matahari berkali-kali atau dalam jangka waktu yang cukup lama tanpa adanya pelindung, dampaknya bisa menimbulkan kerusakan fotokimiawi retina," ujarnya.

Kerusakan tersebut juga disertai dengan cedera akibat terbakar suhu yang tinggi. Radiasi yang terjadi menyebabkan timbulnya panas yang dapat merusak sel retina mata.

Bahaya terhadap penglihatan ini sangat signifikan karena cedera sel tersebut bisa terjadi. Dia menilai, sangat tidak aman untuk melihat gerhana matahari sebagian atau bentuk cincin, tanpa menggunakan teknik dan peralatan yang aman.

"Sebaiknya gunakan filter atau kacamata gerhana yang khusus didesain untuk melindungi mata saat melihat gerhana matahari," katanya.

Salah satu filter yang umum digunakan adalah yang berbahan krom atau aluminium. Contohnya, pelindung yang aman digunakan adalah pelindung mata yang digunakan tukang las.

Dia tidak merekomendasikan penggunaan filter yang dianggap masih kurang aman saat melihat gerhana matahari seperti kacamata hitam, film foto, disket dan foto rontgen.

"Benda-benda tersebut masih bisa meneruskan radiasi inframerah yang tak tampak, sehingga mampu menyebabkan cedera luka bakar pada retina," ujar Kahar.

Editor : Andi Mohammad Ikhbal
Artikel Terkait
6 jam lalu

Gempa Hari Ini Guncang Lumajang, Cek Magnitudo dan Pusatnya!

23 jam lalu

Gempa Magnitudo 3,6 Guncang Lumajang Jatim, BMKG: Berpusat di Laut

1 hari lalu

Gempa Terkini Magnitudo 4,8 Guncang Pasaman Barat Sumbar

1 hari lalu

Gempa Hari Ini Magnitudo 4,3 Guncang Tenggara Pacitan Jatim

2 hari lalu

Gempa Terkini Guncang Sukabumi, Cek Kekuatan Magnitudonya! 

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal