Petugas mengolah tempat kejadian perkara (TKP) dan meminta keterangan saksi serta mengambil rekaman CCTV masjid sebagai petunjuk awal.
“Dari bukti-bukti yang kita kantongi dan keterangan saksi, kami akhirnya menangkap pelaku,” katanya.
Terkait motif penganiayaan imam masjid hingga tewas, kapolres mengaku masih mendalami. “Masih kami dalami. Masalahnya apa ini yang masih kita gali,” ucapnya.
Sementara itu, sejumlah keluarga korban yang tidak terima dengan kejadian itu berbondong-bondong mendatangi Mapolres Luwu untuk memastikan apakah pelaku sudah ditangkap atau belum. “Kami minta keluarga korban untuk tenang dan menyerahkan kasus ini ke polisi,” ucapnya.