Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Banjir Rendam 2 Kecamatan di Bone, 2 Orang Tewas
Advertisement . Scroll to see content

Banjir Rendam 8 Desa di Luwu, Jalur Trans Sulawesi Macet

Jumat, 08 Mei 2026 - 20:30:00 WIB
Banjir Rendam 8 Desa di Luwu, Jalur Trans Sulawesi Macet
Hujan deras yang mengguyur Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan, selama berjam-jam menyebabkan banjir di delapan desa yang tersebar di dua kecamatan, Jumat (8/5/2026). (Foto: iNews).
Advertisement . Scroll to see content

LUWU, iNews.id - Hujan deras yang mengguyur Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan, selama berjam-jam menyebabkan banjir di delapan desa yang tersebar di dua kecamatan. Akibatnya, akses Jalan Trans Sulawesi poros Makassar sempat mengalami kemacetan panjang.

Di Kecamatan Suli Barat, banjir merendam Desa Riwang, Riwang Selatan, Rante Belu, dan Buntu Matabing. Sementara di Kecamatan Larompong Selatan, genangan air terjadi di Desa Dadeko, Sampano, Temboe, dan Salusana.

Selain permukiman warga, banjir juga merendam sejumlah fasilitas umum seperti sekolah, rumah ibadah, dan ruas Jalan Trans Sulawesi. Kondisi tersebut menyebabkan arus kendaraan tersendat karena sebagian badan jalan tertutup air.

Bencana banjir juga berdampak pada lahan pertanian dan perkebunan milik warga. Sejumlah area tanaman dilaporkan terendam dan terancam gagal panen.

Koordinator TRC BPBD Luwu, Karyadi, mengatakan pihaknya terus melakukan pemantauan dan pendataan di wilayah terdampak banjir.

"Penyebab banjir, yaitu intensitas hujan yang cukup tinggi sejak semalam sampai saat ini. Kita tetap waspada karena rawan terjadi banjir susulan," ujar Karyadi.

Selain banjir, cuaca ekstrem juga memicu angin puting beliung yang merusak satu rumah warga di Kelurahan Larompong Selatan. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, namun kerugian material masih dalam pendataan petugas.

Editor: Kurnia Illahi

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut