Sempat terjadi ketegangan saat aparat kepolisian dari jajaran Polrestabes Makassar mencegat keluarga almarhum yang membawa jenazah. Namun setelah petugas kepolisian memberikan penjelasan jenazah dikembalikan ke rumah sakit guna menunggu hasil tes swab.
Kanit Reskrim Polsek Panakkukang, Iptu Iqbal Usman membenarkan peristiwa tersebut. Dari keterangan yang diperoleh, almarhum diduga sakit jantung dan dilarikan ke rumah sakit sehari sebelum meninggal dunia.
"Kami berhasil mengamakan, jadi jenazah dikembalikan ke rumah sakit. Kami masih koordinasi dengan rumah sakit dan gugus tugas untuk hasil tes swab," kata Iqbal, Kamis (15/10/2020).
"Kalau keluarga itu enggak menerima kalau dimakamkan secara protokol kesehatan Covid-19," ucapnya lagi.
Sementara ini, anak almarhum, Wawan mengaku kecewa terhadap pihak rumah sakit yang melakukan penanganan Covid-19 terhadap jasad ayahnya. Padahal hasil tes swab belum keluar.
"Kami minta bapak tidak dimakamkan secara protokol kesehatan selama hasil tes swab juga belum keluar. Hasil lab dulu sebelum dieksekusi," kata Wawan.
Hingga saat ini kepolisian dan pihak keluarga almarhum masih berada di rumah sakit menunggu hasil swab.