Heboh Larangan Senam di Taman Pakui, Ini Penjelasan Pemprov Sulsel

Abdoellah Nicolha
Keputusan Pemprov Sulsel melarang aktivitas senam di Taman Pakui, Jalan AP Pettarani, Makassar, menuai beragam tanggapan dari masyarakat. (Foto: Aboellah Nicolhah).

MAKASSAR, iNews.id - Keputusan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Selatan (Sulsel) melarang aktivitas senam di Taman Pakui, Jalan AP Pettarani, Makassar, menuai beragam tanggapan dari masyarakat. Padahal, sejak awal taman ini diperuntukkan sebagai ruang terbuka hijau (RTH) sekaligus sarana olahraga.  

Kebijakan ini menghebohkan dan menjadi perbincangan di berbagai grup WhatsApp. Seorang warga, Fadli, mempertanyakan apakah senam benar-benar berdampak pada kualitas RTH. 

Warga lainnya, Rahma mengungkapkan bahwa taman ini memang dirancang untuk beragam aktivitas olahraga, termasuk panjat dinding dan senam yang biasanya dilakukan di area tribun serta zona yang sudah dipaving.  

Taman Pakui, dibangun pada masa pemerintahan Gubernur Syahrul Yasin Limpo dengan nama Taman Pakui Sayang, yang mengacu pada tagline kepemimpinannya saat itu.  

Menanggapi polemik tersebut, Plt Kepala Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (Disperkimtan) Sulsel, Nining Wahyuni menjelaskan, larangan ini bertujuan menjaga ketertiban dan kelestarian taman. 

Editor : Kurnia Illahi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Jam Buka Taman di Jakarta Diperpanjang, Rano Karno Targetkan Buka 500.000 Lapangan Kerja

57 tahun lalu

Geger Siswi SMK di Makassar Dicoret dari Paskibraka gegara Bahasa Daerah, Ini Respons Kesbangpol 

57 tahun lalu

UMP Sulsel 2025 Rp3.657.527, Naik 6,5 Persen

57 tahun lalu

Momen Haru Irjen Andi Rian Tinggalkan Polda Sulsel, Bersyukur Tugas di Kampung Halaman

57 tahun lalu

Charly ST 12 Goyang Ribuan Penggemar di Senam Bahagia di Lapangan Ranjeng

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal