Gegara Dituduh Curi Ampas Tahu, Ayah dan Anak Tikam Tukang Parkir

Herman Amiruddin
Polisi memeriksa saksi kejadian penikaman tukang parkir di Pangkep. (Foto: iNews/Herman Amiruddin).

MAKASSAR, iNews.id - Seorang ayah dan anak tega menikam tukang parkir hanya karena tak terima dituding mencuri ampas tahu. Kedua pelaku kini diamankan di kantor polisi.

Penikaman ini terjadi di halaman parkir toko tahu sumedang, Kampung Lerang-Lerang, Desa Gentung, Kecamatan Labakkang Kabupaten Pangkep, Sulawesi Selatan, Senin (12/4/2021).

Pelaku Kamaruddin (50) bersama anaknya Akmal (22) menganiaya korban, Rusdi. Kejadian ini bermula saat korban menghubungi pelaku Kamaruddin dan melaporkan anaknya telah mencuri ampas tahu di toko tahu sumedang.

Kapolres Pangkep, AKBP Endon Nurcahyo mengatakan, lalu ayah dan anak tersebut menuju ke TKP untuk bertemu korban. Kamaruddin tak terima atas tudingan Rusdi terhadap Akmal.

"Setibanya di TKP, mereka langsung memarangi dan menikam Rusdi dengan badik," kata AKBP Endon di Kabupaten Pangkep, Sulsel, Senin kemarin.

Kamaruddin langsung memarangi korban pada bagian lengan tangan kiri, kemudian korban melarikan diri dipelataran parkir tahu sumedang. Kemudian Akaml menikam korban di pinggan sebelah kanannya hingga korban tersungkur.

"Saat ini korban dirujuk dan dirawat di RS Batara Siang Pangkep. Sedangkan kedua pelaku sudah kami amankan di Polres Pangkep," ujarnya.

Editor : Andi Mohammad Ikhbal
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Kronologi 4 Anggota Brimob Ditikam di Labuan Bajo, Bermula karena Hal Ini

57 tahun lalu

Tragis, 2 Pemancing di Pangkep Tewas Tenggelam usai Jatuh di Sungai Pangkajene

57 tahun lalu

2 Terduga Pembunuh Sekuriti Hotel di Sorong Ditangkap, Sempat Melawan Saat Disergap

57 tahun lalu

Lurah di Pangkep Digerebek di Penginapan Diduga Bersama Staf, Mengaku Urusan Pekerjaan

57 tahun lalu

Menegangkan! Penangkapan Bandar Narkoba di OKU, Polisi Ditikam

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal