Abrasi Ancam Permukiman di Pulau Terluar Pangkep, Warga Mulai Mengungsi

Herman Kambuna
Sejumlah rumah warga di Dusun Sumanga, Desa Balo-Baloang, Kecamatan Liukang Tangaya, Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep), rusak karena abrasi. (Foto: Okezone/Herman Kambuna)

MAKASSAR, iNews.id - Cuaca buruk yang terjadi beberapa hari terakhir menyebabkan abrasi di kepulauan terluar Kabupaten Pangkep, Sulawesi Selatan (Sulsel). Sejumlah rumah warga di Dusun Sumanga, Desa Balo-Baloang, Kecamatan Liukang Tangaya, Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep), rusak.

Abrasi atau pengikisan pantai yang diakibatkan oleh tenaga gelombang laut dan arus laut itu membuat air laut masuk ke permukiman warga. Bahkan, ombak masuk sampai ke rumah warga yang berada di bibir pantai.

"Info dari pak dusun, rumahnya terendam air. Ombak langsung masuk ke rumah-rumah warga di Dusun Sumanga. Air laut menggenangi permukiman warga," kata Kepala Desa Pulau Balo-Baloang Ardiansah.

Ardiansah mengatakan, Dusun Sumanga, Desa Balo-Baloang, dihuni sebanyak 1.024 jiwa dengan 318 kepala keluarga. Beberapa rumah dilaporkan mengalami kerusakan pada dinding dan roboh akibat diterjang ombak.

"Bahkan sudah ada (rumah) yang sempat roboh karena abrasi," ungkap Ardiansah.

Sementara itu Kepala Dusun Sumanga, Umrah mengatakan dampak banjir air laut yang terjadi  dusunnya mengakibatkan warga harus mengungsi ke tempat aman.

Editor : Maria Christina
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Kesal Motor Mogok, Pria di Pangkep Nekat Bakar Kendaraannya hingga Hangus

57 tahun lalu

Begal Bersenjata Parang di Depan Minimarket Pangkep Ditangkap, 2 Diburu

57 tahun lalu

Ribuan Rumah di Pangkep Terendam Banjir, Bendung Tabo-Tabo Siaga

57 tahun lalu

Truk Timpa Mobil Brio Bawa Satu Keluarga di Pangkep, 3 Orang Tewas 2 Luka-Luka

57 tahun lalu

Jembatan Penghubung di Pangkep Ambruk, Aktivitas Warga Lumpuh

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal