Foto Viral Dosen UMI Makassar Babak Belur, Begini Klarifikasi Polisi

Wahyu Ruslan
Kabid Humas Polda Sulsel Kombes Pol Ibrahim Tompo. (Foto: Antara)

"Tahap terakhir baru penguraian massa," ujar dia.

Pada tahap terakhir ini, kata Ibrahim Tompo, mereka yang bertahan di tempat unjuk rasa merupakan massa yang punya iktikad berbuat rusuh. Karena itulah petugas langsung mengamankan mereka.

"Ini juga bukan salah tangkap. Jangan di-generalisir, karena memang dia ada di tempat kejadian. Salah tangkap itu, kalau ada target yang akan diamankan, tapi malah orang lain yang dibawa," katanya.

Sebelumnya seorang dosen Fakultas Hukum UMI Makassar berinisial AM babak belur menjadi korban tindakan represif polisi saat aksi unjuk rasa, Kamis (8/10/2020). Foto korban dalam kondisi memar viral di media sosial.

Editor : Andi Mohammad Ikhbal
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Geber Motor Saat Antar Jenazah Berujung Tawuran di Makassar

57 tahun lalu

2 Anggota Geng Motor Sadis di Makassar Ditangkap, Terancam 20 Tahun Bui

57 tahun lalu

Tangkap 2 Geng Motor di Makassar, Polisi Sempat Bergelut

57 tahun lalu

Polda Sulsel Bongkar 37 Kasus BBM dan LPG Subsidi, Kerugian Negara Capai Rp69,9 Miliar

57 tahun lalu

Licik! Pasutri di Makassar Bawa Kabur HP Warga, Tuduh Korban Begal saat Ditangkap

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal