Foto Viral Dosen UMI Babak Belur, Begini Kronologi Penganiayaan Korban

Andi Mohammad Ikhbal
Polisi berjaga-jaga di sekitar lokasi unjuk rasa. (Foto: Antara).

Setelah makan, pukul 21.20 WITA, AM mencari tempat print yang ada di depan Kantor Gubernur Sulsel. Ketika itu banyak kerumunan massa berunjuk rasa menolak Undang-Undang Cipta Kerja atau Omnibus Law, sehingga dia duduk di depan minimarket.

Pukul 21.39, polisi datang dari dua arah, sehingga AM terjebak dalam kerumunan massa. Ketika itu dia ingin menghindari kepulan gas air mata namun diadang sejumlah anggota polisi. Ketika itulah terjadi insiden penganiayaan terhadap korban.

Awalnya AM berusaha menjelaskan bahwa dia bukan bagian dari massa aksi. Dia pun menjelaskan identitasnya sebagai dosen dan menunjukkan KTP. Namun beberapa polisi malah membabi-buta memukuli korban, sampai diinjak-injak.

"AM berusaha bangun kemudian terjatuh lagi, karena oknum polisi masih memukuli AM di bagian kepala dan di bagian paha menggunakan tameng," tulis @PHBI_Nasional.

Editor : Andi Mohammad Ikhbal
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Mahasiswa Papua Bentrok dengan Debt Collector di Makassar, Motor Ditarik Akhirnya Dikembalikan

57 tahun lalu

Remaja di Makassar Pesta Miras lalu Serang Permukiman Warga demi Konten, 3 Ditangkap

57 tahun lalu

Kebakaran di Belakang Kantor Damri Makassar Nyaris Merembet ke Permukiman, Warga Panik

57 tahun lalu

Kebakaran di Kantor Damri Makassar, 4 Bus dan 3 Truk Ludes Dilalap Api

57 tahun lalu

Geber Motor Saat Antar Jenazah Berujung Tawuran di Makassar

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal