"Keterlibatan kedua orang yang tewas ini masuk dalam jaringan JAD. Mereka juga sempat ingin bergabung dengan ISIS di Suriah, namun bisa digagalkan," ujarnya.
Kedua pelaku juga diduga terlibat dalam bom gereja di Filipina. Mereka berperan sebagai penyokong dana aksi teror bom bunuh diri di negara tersebut.
Sementara ada 18 orang yang diamankan polisi. Hingga kini sejumlah orang yang diduga terlibat dalam jaringan kelompok teroris tersebut masih dalam pemeriksaan petugas.