Kasat Lantas Polres Tana Toraja, Iptu Adnan leppang mengatakan kendaraan diduga lepas kendali akibat sopir mengantuk. Kecelakaan ini menyebabkan satu orang meninggal dunia, lima luka-luka dan satu belum ditemukan.
“Lima sudah di rumah sakit sekarang. Lalu satu orang ditemukan meninggal dunia dan satu masih dalam pencarian,” katanya.
Dia pun mengimbau kepada masyarakat agar tidak menyetir dalam keadaan mengantuk.
“Kami mengimbau kepada pengemudi apabila mengantuk singgahlah untuk istirahat jangan dipaksakan berkendara,” ungkapnya.
Untuk diketahui kelima korban yang selamat yakni Vebrianto (pengemudi), Febrian Yuliana, Melona, dan Aris. Sementara korban yang ditemukan meninggal adalah Depriani. Korban yang sementara dalam pencarian yaitu Amata Bittikaka.