Duka Selimuti Keluarga Anugrah Korban Pembunuhan KKB Asal Toraja Utara

Jufri Tonapa
Keluarga ANugrah, korban penembakan KKB di Nduga, Papua terlihat sedih dan berduka. Sejumlah anggota TNI dan tetangga sekitar terlihat mendatangi rumah duka di Dusun Poya, Toraja Utara, Sulsel. (Foto: iNews.id/Jufri Tonapa)

Seperti diketahui, beberapa hari lalu terjadi pembantaian terhadap 31 pekerja PT Istaka Karya (BUMN) oleh KKB. Mereka dibunuh secara sadis saat membangun Jembatan Kali Yigi-Kali Aurak, Kecamatan Nduga Papua.

Hingga kini, KKB masih menguasai lokasi keberadaan jenazah para pekerja jembatan yang dibunuh di Distrik Yal, Kabupaten Nduga, Papua. 

Pasukan gabungan TNI-Polri akhirnya berhasil menemukan sebanyak 15 jenazah korban pembantaian kelompok kriminal bersenjata (KKB) di Kali Yigi, Distrik Mbua, Kabupaten Nduga, Papua, Rabu (5/12/2018).

Menurut Komandan Korem (Danrem) 172/PWY Kol Jonatan Binsar P Sianipar, rencananya ke-15 jenazah tersebut akan dievakuasi secepatnya ke Timika atau Wamena.

“Akan kami laksanakan secepatnya, namun semua tergantung cuaca. Kalau cuaca di Wamena bagus, maka akan dibawa ke Wamena. Namun bila tidak, akan dibawa ke Timika,” ungkap Kol Jonatan Binsar P Sianipar kepada wartawan, Rabu (5/12/2018) malam di Mako Yonif 756/WMS, Wamena, Kabupaten Jayawijaya, Papua.

Wakapolri Komjen Pol Ari Dono Sukmanto memastikan jumlah korban meninggal dunia dalam tragedi kemanusiaan di Nduga sebanyak 22 orang, 21 orang diantaranya warga sipil yaitu para pekerja Jembatan Kali Yigi dari PT Istaka dan seorang lagi yaitu prajurit TNI atas nama Serda Handoko. "Korban meninggal semuanya ada 22 orang, 21 orang warga sipil dan satu orang lagi prajurit TNI," kata Komjen Ari Dono.

Editor : Kastolani Marzuki
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Mayat Terikat Ditemukan dalam Rumah Kosong di Jember, Pelaku Ditangkap Kurang dari 8 Jam

57 tahun lalu

Misteri Pembunuhan Janda di Jeneponto Terungkap, Pelaku Ditangkap usai Setahun Buron

57 tahun lalu

Terungkap Motif Menantu Tega Racuni Mertua dengan Sate Ayam di Boyolali

57 tahun lalu

Driver Taksi Online Tewas Bersimbah Darah di Maros, Diduga Korban Pembunuhan

57 tahun lalu

Gara-Gara Kandang Ayam, Pria di Bangkalan Tewas Dibacok Adik Ipar dengan Celurit

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal