"Kami langsung memberikan SP1 dan SP2. Kenapa tidak dipecat? Kan itu yang menjadi pertanyaannya. Karena kami masih proses," ujarnya, Sabtu (28/9/2024).
Menurutnya, pihak rumah sakit masih mengumpulkan bukti bukti permulaan untuk menguatkan dugaan tersebut. Bahkan direktur rumah sakit telah memerintahkan untuk membentuk tim investigasi.
"Tim ini yang sedang bekerja mengumpulkan bukti sebanya-banyaknya termasuk kemungkinan adanya korban lain. Insya Allah dalam tiga hari ini bila sudah selesai kami akan mengeluarkan rekomendasi," katanya.