Dituding Dapat Mahar Pilgub Rp10 Miliar, Gubernur Sulsel: Keluarga Saya Komplain

Leo Muhammad Nur
Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah di Makassar, Sulsel, Kamis (11/7/2019). (Foto: iNews/Leo Muhammad Nur)

Nurdin sebelumnya juga telah menegaskan pernyataan Jumras tidak benar. Dia mengaku tidak pernah menerima dana kampanye sebesar Rp10 miliar dari pengusaha sebagaimana disebutkan Jumras.

“Saya ingin sampaikan lillahi ta’ala, kalau ada sumbangan dari pengusaha kepada saya, apalagi namanya rekanan ya. Enggak ada sama sekali, bohong itu, bohong besar,” kata Nurdin.

Nurdin pun mengancam akan melaporkan Jumras ke polisi jika tidak meminta maaf secara langsung kepadanya dalam kurun waktu satu kali 24 jam.

“Saya akan penjarakan dia kalau dia tidak hentikan itu. Saya minta satu kali 24 jam, kalau dia tidak minta maaf kepada saya, saya akan laporkan,” katanya.

Hingga saat ini, sidang Hak Angket DPRD Sulsel masih terus berlanjut. Sejumlah pejabat Pemprov Sulsel silih berganti hadir memberikan keterangan kepada pansus.

Editor : Maria Christina
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Nurdin Abdullah Isi Materi Retret Partai Perindo Sulsel, Bagikan Strategi Menang Pilkada

57 tahun lalu

Ribuan Warga Kawal Rapat Paripurna Pemakzulan Bupati Pati Sudewo, Pengamanan Diperketat

57 tahun lalu

Sidang Hak Angket Bupati Pati Ricuh, Pendukung Sudewo Adu Jotos dengan Massa AMPB

57 tahun lalu

Terungkap! Kenaikan PBB Pati Dibahas di Rumah Pribadi Bupati, DPRD: Cacat Hukum

57 tahun lalu

Nasib Bupati Sudewo di Ujung Tanduk, Gerindra Kawal Hak Angket

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal